Langsung ke konten utama

MANUSIA DAN BUDAYA - TUGAS IBD


Nama               : ADHITYA WISNU SAMUDRA
Kelas               : 1TB03
NPM               : 20319147
JUDUL           : MANUSIA DAN BUDAYA
TUGAS ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Manusia dan budaya adalah satu kesatuan yang tidak akan pernah terpisahkan dan terlepaskan. Manusia adalah makhluk tuhan yang paling sempurna yang ada di muka bumi ini, kenapa bisa dibilang paling sempurna, sebab manusia memiliki akal pikiran yang bagus sehingga dengan begitu dapat melakukan sesuatu dengan pikirannya yang cerdas. Budaya itu sendiri tercipta dari suatu kegiatan yang kita para manusia buat dan lakukan sehari – hari sehingga menjadi kebiasaan dan menjadi budaya sampai sekarang ini.
Manusia adalah makhluk sosial yang artinya ialah manusia tidak dapat bertahan hidup hanya dengan mengandalkan diri sendiri, Manusia membutuhkan orang lain untuk bisa dapat hidup Oleh karena itu manusia manusia pasti memiliki hubungan dengan segala sesuatu di dalam ruang lingkup kehidupannya. Pendukung kebudayaan itu sendiri ialah manusia itu sendiri. Tanpa manusia kebudayaan tidak akan terbentuk. Sekalipun manusia mati, tetapi kebudayaan yang dimilikinya akan tetap ada dan diwariskan pada keturunannya. Kebudayaan juga merupakan bentuk adaptasi manusia terhadap lingkungannya, ketika lingkungan berubah, maka budaya pun akan ikut berubah.
Kebudayaan adalah suatu hal yang sudah menempel pada tiap manusia, kita perlu untukvterus mengembangkan dan melestarikannya. Semakin banyaknya kebudayaan tentu dalam mewujudkan sebuah pelestarian kita harus saling menghargai kebudayaan yang ada. Kebudayaan manusia terbagi kedalam tiga wujud, yaitu sistem budaya, sistem sosial, dan unsur – unsur budaya fisik. Sistem budaya dapat dibagi kedalam “adat istiadat”, system sosial dibagi kedalam “aktivitas sosial” dan unsur kebudayaan fisik dibagi kedalam “benda-benda kebudayaan”.
1.2             Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yang akan saya bahas yaitu sebagai berikut :
1.      Apakah pengertian manusia ?
2.      Apakah pengertian budaya ?
3.      Apakah pentingnya budaya bagi manusia ?
4.      Mengapa kita perlu mempelajari mengenai budaya ?
5.      Apa yang harus kita lakukan agar bisa memahami budaya ?
1.3             Tujuan
Penulis berharap pembaca dapat :
1.      Dapat mengetahui apa pengertian dari manusia
2.      Dapat mengetahui apa pengertian dari budaya
3.      Dapat mengetahui pentingnya budaya bagi manusia
4.      Dapat mengetahui perlunya belajar mengenai budaya
5.      Dapat mengetahui yang dapat dilakukan untuk memahami budaya










BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Manusia
          Manusia adalah makhluk sosial yang dalam artian adalah makhluk yang selalu membutuhkan bantuan dari orang lain, manusia tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung kepada orang lain. Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologisrohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi yang, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga sering kali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan. Dan ada juga beberapa pengertian manusia menurut beberapa ahli :
  1. Paula J. C. & Janet W. K.
Menurut Paula J. C. & Janet W. K. Manusia merupakan makhluk yang terbuka, bebas memilih makna di dalam setiap situasi, mengemban tanggung jawab atas setiap keputusan, yang hidup secara berkelanjutan, serta turut menyusun pola hubungan antar sesama dan unggul multidimensional dengan berbagai kemungkinan.
  1. Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany
Menurut Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany, pengertian manusia adalah makhluk yang mulia. Masuia merupakan makhluk yang mampu berpikir, dan menusia merupakan makhluk 3 dimensi (yang terdiri dari badan, ruh, dan kemampuan berpikir / akal). Manusia di dalam proses tumbuh kembangnya dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor keturunan dan faktor lingkungan.

  1. Kees Bertens
Menurut Kees Bertens, manusia adalah setiap makhluk yang terdiri dari dua unsur yang satuannya tidak dapat dinyatakan dalam bentuk apapun.

  1. Upanisads
Menurut Upanisads, manusia merupakan sebuah kombinasi dari beberapa unsur kehidupan seperti roh (atman), pikiran, jiwa, dan prana (tubuh / fisik).

2.2 Pengertian Budaya
          Budaya merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai identitas unik dan khas bagi suatu daerah. Bahkan anda mungkin sudah pernah mendengar penjelasan tentang pengertian budaya dari guru atau melalui media lainnya. Penting memang mengetahui tentang pengertian budaya, karena hal ini dapat memberikan hal yang positif.
            Apalagi Indonesia memiliki banyak sekali macam budaya. Hal ini  dikarenakan negara maritim ini memiliki banyak ragam suku dan Bahasa. Sehingga hal ini membuat banyak para pengunjung dari luar mancanegara berlibur disini. memang menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia karena memiliki banyak budaya yang amat melimpah dan unik.Namun terkadang dengan banyaknya budaya yang ada, membuat orang masih saling membeda-bedakan. Nah, hal inilah yang mampu memberikan dampak buruk kelak pada anak dan cucu kita kelak. Oleh sebab itu belajar tentang pengertian budaya sangat dianjurkan, untuk mengetahui banyak tentang budaya.
Penegrtian budaya menurut beberapa ahli :

1. Effat Al- Syarqawi

Pengertian budaya yang pertama adalah dari Effat Al – Syarqawi. Beliau menjelaskan pengertian  budaya dari sudut pandang agama islam. Pengertian budaya menurut beliau adalah, suatu khasanah dalam sejarah dari sekelompok masyarakat yang tercermin pada di kesaksian dan berbagai nilai kehidupan. Menurut Al- Syarqawi suatu kehidupan harus memiliki makna dan nilai rohaniah, yang memiliki tujuan sebagai pedoman hidup.

2. Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan

Dua tokoh ini merupakan ahli yang menekuni bidang ilmu kemasyarakatan dan pengetahuan sosial, serta proses-prosesnya termasuk perubahan sosial. Menurut mereka, pengertian budaya ialah sesuatu kebudayaan yang merupakan hasil karya meliputi cipta dan rasa dari masyarakat. Budaya memang memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan masyarakat, sehingga masyarakat tersebutlah yang menciptakannya.

3. Soekmono

Pengertian budaya selanjutnya datang dari ahli arkeolog Indonesia. Beliau bahkan pernah menjadi pemimpin dalam pembenahan candi Borobudur selama 12 tahun, yaitu dari tahun 1971 hingga 1983. Menurut ia budaya adalah hasil pekerjaan atau usaha dari manusia yang berwujud benda atau pemikiran manusia pada masa hidup di kala itu. Pendapat ini hampir mirip dengan Soelaiman Soemardi & Selo Soemardjan, yang mengambil pengertian budaya dari sisi masyarakat atau manusia.

4. Parsudi Suparian

Parsudi Suparian merupakan salah satu tokoh di bidang antropolog Indonesia. Beliau mempunyai ahli dalam masalah antropologi perkotaan, multikultuarisme dan kemiskinan. Sedangkan menurut dia, pengertian budaya adalah seluruh pengetahuan manusia yang di manfaatkan untuk mengetahui serta memahami pengalaman dan lingkungan yang mereka alami. Sama dengan 3 tokoh sebelumnya yang mendefinisikan budaya yang terdapat kaitannya dengan masyarakat.
2.3 Pentingnya Budaya Untuk Manusia
Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Kebudayaan mengatur agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat, menentukan sikapnya kalau mereka berhubungan dengan orang lain. Apabila manusia hidup sendiri, maka tak akan ada manusia lain yang merasa terganggu oleh tindak-tindakanya, berikut adalah bagaimana pentingnya budaya bagi manusia :
  1. Sebagai identitas dan citra suatu masyarakat. Identitas ini terbentuk oleh berbagai faktor seperti sejarah, kondisi dan posisi geografis, sistem sosial, politik dan ekonomi, dan perubahan nilai-nilai di dalam masyarakat.
  2. Sebagai pengikat suatu masyarakat. Kebersamaan adalah faktor pengikat anggota masyarakat yang kuat.
  3. Sebagai sumber. Budaya merupakan sumber inspirasi, kebanggaan dan sumber daya menghasilkan komoditi ekonomi, misalnya : wisata budaya, produk budaya.
  4. Sebagai kekuatan penggerak atau pengubah. Karena budaya terbentuk melalui proses belajar mengajar maka budaya itu dinamis dan tidak kaku
  5. Sebagai kemampuan membentuk nilai tambah. Menghubungkan dengan nilai keunggulan.
  6. Sebagai pola perilaku. Budaya berisi norma tingkah laku dan menggariskan batas-batas toleransi sosial.
  7. Sebagai warisan. Budaya disosialisasikan dan diajarkan kepada generasi berikutnya.
  8. Sebagai substitusi (pengganti) formalisasi. Sehingga tanpa diperintah orang akan melakukan tugasnya.
  9. Sebagai mekanisme adaptasi terhadap perubahan.proses budaya dalam pembangunan  sebagai perubahan sosial yang berencana.
  10. Sebagai proses yang mempersatukan. Melalui proses value sharing masyarakat di persatukan, tidak seperti sapu lidi, melainkan ibarat rantai.


2.4 Perlunya Mempelajari Budaya
      SEBAGAI tradisi, nilai-nilai luhur, dan kearifan lokal yang dimiliki dan dihidupi bersama secara turun-temurun oleh suatu kelompok masyarakat tertentu dalam suatu bangsa, kebudayaan dapat dimaknai sebagai identitas kolektif atau jati diri suatu bangsa. Kebudayaan memiliki peran dan fungsi yang sentral dan mendasar sebagai landasan utama dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara karena suatu bangsa akan menjadi besar jika nilai-nilai kebudayaan telah mengakar (deep-rooted) dalam sendi kehidupan masyarakat. Indonesia sebagai negara kepulauan adalah negara-bangsa yang memiliki kekayaan dan keragaman budaya nusantara yang merupakan daya tarik tersendiri di mata dunia.

      Sejak pascareformasi hingga saat ini kebudayaan di Indonesia terus mengalami banyak tantangan yang cukup serius, khususnya generasi muda yang sudah mulai banyak kurang memahami kebudayaan lokal. Banyak di antara mereka yang tidak memiliki ketertarikan khusus akan kebudayaan lokal. Banyak di antara generasi muda yang sudah melupakan bahkan tidak mengetahui dongeng-dongeng lokal dan permainan tradisional. Tidak banyak dari mereka yang mengetahui kejayaan kerajaan nusantara di masa lalu seperti kebesaran Kerajaan Sriwijaya dalam membangun kekuatan maritimnya serta Kerajaan Majapahit yang berhasil mempersatukan nusantara.
2.5 Cara Untuk Memahami Budaya
      Dalam memahami budaya, termasuk budaya kita sendiri, kita harus mengetahui budaya budaya yang ada di Negara kita, termasuk adalah kebiasaan yang baik yang biasa dilakukan dalam kehidupan sehari – hari, memahami budaya bukan hanya berarti memahami tariannya, alat music, dan berpakaian, tetapi kita harus memahami budaya dalam menghadapi seseorang atau lingkungan barudan dalam berbicara yang baik dan bena, untuk memahamkan budaya, kita harus memahami cara bicara yang baik dan benar.









BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
      Kesimpulan yang dapat diambil adalah manusia satu yang bersatu dengan manusia lainnya dalam suatu wilayah tertentu akan membentuk sebuah masyarakat. Dari masyarakat inilah akan lahir nilai-nilai bermasyarakat yang berkembang menjadi kebudayaan. Kebudayaan masyarakat di daerah tertentu akan berbeda dengan kebudayaan masyarakat di daerah lain. Karena setiap kelompok masyarakat memiliki aspek nilai yang berbeda. Dan kebudayaan juga dipengaruhi oleh faktor bahasa, keadaan geografis dan kepercayan.
Peranan adalah aspek dinamis dari kedudukan, yaitu seorang yang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya.
Status adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. Sedangkan kedudukan sosial (social status) artinya tempat seseorang secara umum dalam masyarakatnya sehubungan dengan orang lain, dalam arti lingkungan pergaulannya, prestisenya, dan hak-hak serta kewajiban-kewajibannya. Namun untuk mempermudah dalam pengertiannya maka dalam kedua istilah di atas akan dipergunakan dalam arti yang sama dan digambarkan dengan istilah “kedudukan” (status) saja.
Nilai (Nilai Sosial) adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat.
Norma adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya.
Budaya adalah hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan merupakan keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat



DAFTAR PUSTAKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semakin Bertambahnya Jumlah Penduduk

penduduk

·          Nama   : ADHITYA WISNU SAMUDRA     Kelas    : 1TBO3     NPM    : 20319147 Nomor Kelompok            : 1 Topik / Pembahasan       : PENDUDUK Definisi Penduduk Penduduk adalah orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal, misalnya kewarganegaraan tetapi memilih tinggal di daerah lain. Sedangkan Dalam ilmu sosiologi, penduduk adalah Kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Pengertian penduduk menurut para ahli : 1.        Dr. Kartomo Beliau mengungkapkan pengertian tentang penduduk adalah sejumlah orang yang mendiami suatu daerah tertentu. Apabila di daerah didiami oleh banyak orang dan menetap di sana, maka itu bisa diartikan sebagai penduduk terlepas warga negara atau pun bukan. 2.      ...